RI Dapat berperan terkait krisis Korea – Sebagai Ketua Asean, Indonesia seharusnya dapat menggunakan tangan Asean bersama dengan negara Asean lainnya untuk mendesak Korea Utara dan Korea Selatan untuk tidak terprovokasi dan segera menghentikan saling serang tersebut.
Demikian diungkapkan Ketua Komisi I DPR Mahfudz Siddiq terkait konflik di Semenanjung Korea yang berpotensi menjadi perang terbuka.
“Sebab kalau sampai terjadi perang terbuka, yang akan rugi kedua negara tersebut dan kawasan sekitar, termasuk Asean,” ujarnya seusai raker Komisi I di Gedung Nusantara II DPR, hari ini.
Politisi PKS ini mengatakan sebagai pimpinan baru Asean, konflik ini menjadi salah satu ujian bagaimana Indonesia dapat memainkan perannya dengan baik.
Sementara itu, Menteri Luar Negeri Marty Natalegawa mengatakan bahwa pemerintah Indonesia telah mendesak diadakannya kembali pertemuan enam negara yaitu Korea Selatan, Korea Utara, China, Amerika Serikat, Rusia, dan Jepang untuk segera mengambil langkah dalam menurunkan ketegangan antara dua Korea tersebut.
“Karena kita tidak ingin melihat perluasan konflik, dan konflik terbuka,” katanya di Gedung DPR.
Konflik di Korea baru-baru ini terjadi ketika Korea Utara menyerang Pulau Yeonpyeong di Korea Selatan, Selasa, 23 November 2010.
Dua orang tentara dan dua warga sipil tewas terhantam artileri, belasan lainnya terluka. Serangan langsung dibalas oleh Korsel yang berujung pada dievakuasinya warga demi menghindari korban lebih banyak. (ts)

