-

Iklan

Jasa Websitewww.idwebdesain.comJasa Pembuatan Website Mudah Cepat dan Profesional.arrow
Agen Propertywww.yanaproperty.comCari Rumah, tanah, ruko dan Apartemen Klik Disini.arrow
Jasa tamanwww.jasatamanjakarta.comJasa Pembuatan Taman Jakarta .arrow
Pasang Iklan di Siniwww.weberita.comPasang iklan Anda di sini, hanya 35 ribu / bulan.arrow

Mantan Teroris: Foto Ahok Ada di Suriah, Harus Diwaspadai

weberita.com - Pengamat terorisme ‎Nasir Abbas meminta aparat keamanan tetap waspada rencana aksi ormas Islam di Jakarta nanti. Sebab, menurut mantan pemimpin teroris Asia Tenggara ini bisa aksi tersebut dimanfaatkan teroris jihad.

"Segala kemungkinan harus dipertimbangkan. Kita harus waspada akan ada niat jahat dan mencari kesempatan. Kalau bicara kemungkinan, bisa saja itu terjadi," kata Nasir dalam diskusi di Wahid Institute, Menteng, Jakarta Pusat.

Mantan anggota Jamaah Islamiyah menambahkan indikasi menyusupnya teroris dalam rencana aksi tersebut dapat dilihat dari hubungan tokoh di Suriah dengan tokoh di Indonesia saat ini. Nasir mengatakan saat ini foto Gubernur Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) ditemukan di Suriah.

"Itu karena ada orang Indonesia di sana yang berkomunikasi dengan orang di sini. Atau orang Indonesia di sana yang memonitor perkembangan apapun berita yang ada di Indonesia sehingga mereka ikut menyebarkan teror dengan cara itu," katanya.

Jelang Demo 4 November, Balai Kota Mirip Barak Polisi
Menurut Nasir momen menghangatnya situasi jelang pilkada Jakarta bisa saja dipakai teroris untuk menunjukkan eksistensi mereka.

"Satu, saya bisa menyatakan kalau ini untuk menunjukkan eksistensi mereka bahwa mereka eksis bersama umat Islam untuk menghadapi Ahok sebagai musuh. Karena mereka meyakini pemimpin bukan Islam itu sebagai musuh. Dari pihak Suriah bahwa ada harapan mereka bersama menentang pemimpin yang beragama bukan Islam. Itu‎ yang mereka harapkan." kata Nasir. Nasir membaca momen pilkada Jakarta bisa digunakan untuk merekrut pengikut baru bagi kelompok teroris.

"Bagi mereka, tadi saya bilang. Mereka hanya menggalang simpati (dari Suriah). Ini secara tidak langsung ada perekrutan bahwa orang-orang jadi terkontaminasi dengan paham pengkafiran dan permusuhan. Itu persepsi mereka untuk benci," katanya. Namun, saat ditanya siapa dalang di balik aksi anti Ahok, Nasir tidak menjawab. "Kalau itu, saya no comment," kata Nasir.

Sumber : Suara.com 

Post Comment

Tidak ada komentar:

Berikan Tanggapan Anda

Blog ini DOFOLLOW Silahkan berkometar sesuai artikel yang nyepam langsung di banned