-

Iklan

Jasa Websitewww.idwebdesain.comJasa Pembuatan Website Mudah Cepat dan Profesional.arrow
Agen Propertywww.yanaproperty.comCari Rumah, tanah, ruko dan Apartemen Klik Disini.arrow
Jasa tamanwww.jasatamanjakarta.comJasa Pembuatan Taman Jakarta .arrow
Pasang Iklan di Siniwww.weberita.comPasang iklan Anda di sini, hanya 35 ribu / bulan.arrow

Dua hari evakuasi, belum ada korban Germanwings berhasil diangkut

Pesawat Germanwings jatuh
weberita.com -Beberapa jam usai pesawat Germanwings dipastikan menabrak Pegunungan Alpen, Prancis, tim evakuasi darat sudah mencapai lokasi insiden. Namun hingga hari ini, Rabu (25/3), belum ada satupun korban yang berhasil diangkut ke posko darurat di Distrik Seyne-les-Alpes, pinggir Kota Barcelonnette.

The Guardian melaporkan, pesawat Airbus A320 itu pecah menjadi puing-puing kecil di area seluas 2.000 meter persegi. Petugas penyelamat sebetulnya sudah melihat jasad berceceran, namun curamnya lahan di lereng gunung itu menyulitkan tim SAR.

"Sangat sulit untuk membawa sisa-sisa jasad itu dari tempat ini," kata Maurice Borel, relawan yang ikut membantu tim SAR.

Sementara kepada the Daily Mail, Jean-Lois Bietrix selaku warga lokal yang turut membantu evakuasi mengatakan lokasi kecelakaan tak pernah terjamah manusia.



"Ribuan puing terserak di seluruh lereng. Ada aliran air juga di sekitar lokasi yang membuat evakuasi semakin sulit," tuturnya.

Maskapai murah Germanwings masih menolak mengumumkan daftar manifes penumpang. Namun di media massa sudah beredar identitas korban kecelakaan maut tersebut.

Mayoritas korban berasal dari Eropa. Korban terbanyak adalah 67 warga negara Jerman, disusul kemudian 45 penumpang asal Spanyol. Di luar dua negara itu, tiga warga negara Inggris juga tercantum di daftar penumpang, demikian pula Kazakhstan (3 orang), Kolombia (dua orang), dan Australia (2 orang).

Menteri Dalam Negeri Prancis Bernard Cazeneuve memastikan tidak ada indikasi terorisme dalam kecelakaan pesawat Germanwings. Kotak hitam sudah ditemukan. Walau mengalami kerusakan akibat benturan, tim ahli dari Prancis mengaku bisa memperbaikinya dalam hitungan jam untuk segera dianalisis.

Total ada 150 korban baik penumpang maupun kru, termasuk 16 siswa sekolah yang ikut tewas dalam insiden tersebut.

Merdeka.com

Post Comment

Tidak ada komentar:

Berikan Tanggapan Anda

Blog ini DOFOLLOW Silahkan berkometar sesuai artikel yang nyepam langsung di banned