-

Iklan

Jasa Websitewww.idwebdesain.comJasa Pembuatan Website Mudah Cepat dan Profesional.arrow
Agen Propertywww.yanaproperty.comCari Rumah, tanah, ruko dan Apartemen Klik Disini.arrow
Jasa tamanwww.jasatamanjakarta.comJasa Pembuatan Taman Jakarta .arrow
Pasang Iklan di Siniwww.weberita.comPasang iklan Anda di sini, hanya 35 ribu / bulan.arrow

Jokowi istimewakan Hendropriyono, balas jasa

Jokowi istimewakan Hendropriyono, balas jasa
weberita.com - Sosok mantan Kepala BIN AM Hendropriyono mungkin memiliki peran besar dalam menghantarkan Joko Widodo (Jokowi) menjadi orang nomor satu di republik ini. Hendropriyono memang menjadi tim penasihat Jokowi saat Pilpres lalu, namun mantan kepala BIN itu seakan sangat diistimewakan.

Direktur Lingkar Madani Indonesia (LIMA) mengaku heran dengan keberadaan Hendropriyono yang seakan sangat dimanjakan oleh Jokowi dengan diberi berbagai posisi penting.

"Apa yang membuat Hendropriyono ini begitu istimewa di mata Jokowi? Kemarin menantunya dapet Danpaspampres, anaknya dapet posisi petinggi Telkomsel, sekarang dapet perjanjian mobil nasional," kata Ray saat ditemui seusai mengikuti diskusi politik di Jakarta.

Jokowi memang seakan takluk dengan Hendropriyono. Lagi-lagi, Jokowi memberikan jatah kepada Hendropriyono.

Jokowi kini berambisi mewujudkan mobil nasional Indonesia. Indonesia akan menggandeng pabrikan otomotif asal Malaysia, Proton untuk mewujudkan ambisi Jokowi ini. PT Adiperkasa Citra Lestari, perusahaan milik Hendropriyono, menjadi pihak yang akan melakukan penjajakan`dengan Malaysia.

Penunjukan perusahaan Hendropriyono tentu menimbulkan tanda tanya besar. "Out of dozen potential partners, why Proton? And why Hendro? Why, why... (Dari sekian banyak partner potensial, kenapa Proton? dan kenapa Hendro? kenapa, kenapa)" kicau politikus Demokrat Ulil Abshar Abdala.

Anggota Komisi I DPR dari Fraksi Gerindra, Elnino Husein Mohi menghargai langkah Jokowi dan menghormati Malaysia sebagai saudara serumpun. Namun, dirinya tetap meminta penjelasan yang rasional dari Jokowi tentang kehadirannya dalam perjanjian bisnis tersebut.

"Kalau penjelasannya tak masuk akal, bukan tidak mungkin akan banyak yang menilai Jokowi hanya membantu kelancaran bisnis seorang tokoh yang pernah menjadi tim suksesnya alias balas jasa," tandasnya.

Merdeka.com 

Post Comment

Tidak ada komentar:

Berikan Tanggapan Anda

Blog ini DOFOLLOW Silahkan berkometar sesuai artikel yang nyepam langsung di banned